follow kami di :
Sabtu , 16 Feb 2019

Senjata Tradisional Indonesia

assyifa
Minggu , 06 Jan 2019

Kekayaan indonesia bukan hanya sebatas dalam pulau, agama, bahasa atau tarian saja. Namun akibat dari banyaknya suku yang ada di negara indonesia mengakibatkan banyaknya kebudayaan yang muncul di negara ini. Masing masing daerah memiliki kebudayaan khasnya dan tentu saja berbeda dari daerah lain. Kebudayaan kebudayaan inilah yang menjadikan indonesia kaya dengan kebudayaan. 

Ada banyak kebudayaan yang berkembang di indonesia. Kebudayaan tersebut mulai dari tarian, pakaian adat, rumah adat, dan bahkan senjata tradisional. Uniknya indonesia ialah setiap daerah memiliki senjata tradisionalnya masing masing. Nenek moyang mereka mengembangkan senjata daerahnya seiringan dengan berkembangnya jaman. Senjata senjata daerah itu juga berperan penting dalam perjuangan kemerdekaan. Berikut ini adalah senjata daerah yang ada di indonesia.

Rencong (Aceh)


Sebenarnya ada beberapa senjata tradisional yang berkembang di aceh. Namun salah satunya yang terkenal dan sering dipakai ialah rencong. Rencong sendiri memiliki bentuk seperti & dan seperti huruf L. Pisau Rencong sendiri berbentuk melengkung seperti keris dan ada juga yang lurus. Panjang dari pisau rencong sendiri sekitar 10cm hingga 50cm. Yang unik dari rencong ialah rencong terbuat dari emas. Namun hanya untuk kalangan para raja saja yang menggunakan emas. Sedangkan untuk rakyat biasa menggunakan besi atau kuningan dan bahkan ada yang dari tanduk kerbau atau gading gajah.

Kujang (Jawa Barat)


Kujang merupakan salah satu senjata tradisional dari jawa barat. Kujang sendiri termasuk senjata tradisional yang memadukan unsur estetika dan kegunaan barang. Kujang memiliki desain yang sangat indah. Pada bagian pisaunya, terdapat lubang kecil sebanyak 1 sampai 5 yang berguna untuk menambahkan nilai estetika. Kujang dilengkapi dengang sarung yang berwarna hitam. 

Keris (Jawa Tengah dan Jogjakarta)


Tentu saja kita tak asing dengan senjata tradisional yang satu ini. Keris mendapatkan kedudukan yang kramat di masyarakat jawa tengah dan jogjakarta. Keris sering digunakan untuk upacara upacara adat, sebagai pelengkap dari pakaian tradisional, dan juga sebagai senjata sehari hari. Keris juga menunjukan kedudukan dari pemiliknya. Senjata ini juga melambangkan keperkasaan, kejantanan, dan kedewasaan.

Clurit (Jawa Timur)


Apabila anda tinggal di wilayah pedesaan, anda akan menemui senjata ini digunakan para penduduk untuk membantu mereka dalam bertani, berternak dan lain sebagainnya. Senjata ini memiliki mata pisau yang menyerupai bulat sabit dan tajam pada ujungnya maupun pada pisaunya. Sehingga penggunannya harus waspada ketika menggunakannya. Gagang dari clurit sendiri terbuat dari kayau atau logam. 

Tulup (Nusa Tenggara Barat)


Ini merupakan salah satu senjata tradisional yang cukup unik yang dimiliki oleh masyarakat NTB. Senjata tulup ini berbentuk silindris, yang terbuat dari batang kayu meranti yang dilubangi. Tulup biasa digunakan oleh masyarakat NTB untuk berburu. Peluru dari tulup sendiri terbuat dari pelepah pohon enau atau lidi yang menyerupai anak panah. Lalu peluru peluru tersebut diolesi oleh racun yang berasal dari getah pohon tatar. 

Pisau belati dan Busur (Daerah papua)


Papua barat memiliki senjata tradisional yang unik, yaitu sebuah pisau belati yang terbuat dari tulang aki burung kasuari. Pada gagangnya dihiasi oleh bulu bulu burung kasuari. Bukan hanya itu saja, papua juga memiliki busur sebagai alat bantu dalam berburu. Busur ini terbuat dari bambu dan anak panahnya memiliki corak yang berbeda beda tergantung dari penggunaanya. Ada anak panah yang khusus untuk berperang, berburu babi, atau berburu rusa. 

Loading...
Bagaimana reaksi anda ?
NAN %
NAN %
NAN %
NAN %
NAN %
Artikel Terkait