follow kami di :
Selasa , 16 Okt 2018

4 Cara Mudah Dan Lengkap Melatih dan Mengasah Kreatifitas Anak Untuk Orang Tua

admin
Senin , 20 Nov 2017
Memilikianak yang cerdas dan kreatif tentu merupakan dambaan setiap orang tua. Tidak ada orang tua yang tidakmenginginkan anak cerdas. Kita sebagai orang tua pasti akan bangga memiliki anak yang cerdas dan juga kreatif.

Menginginkan anak yang cerdas bukan berarti Anda harus memaksa anak untuk bisa melakukan semua hal. Anda terlebih dulu harus mengenali potensi serta bakatnya, kemudian membantu mendalaminya sesuai minat sang anak. 

Di sinilah Anda harus menjadi guru pertama bagi anak. Setelah mengetahui dimana potensi, bakat serta minatnya, bantulah anak untuk mendalami bidang tersebut sebaik mungkin. Inilah salah satu langkah penting jika Anda menginginkan anak cerdas. 

Memancing kreatifitas anak tidak hanya bisa dilakukan dari permainan lego. Bisa juga Anda mencoba memancingnya dengan melakukan beberapa kesenian, seperti menggambar, melukis, menulis, menari termasuk membuat sesuatu. Dengan cara ini Anda akan melihat potensi anak pada tiap-tiap bidang.

Lalu apakah anak tidak boleh memakai gadget? Tentu saja boleh, namun dengan durasi yang singkat. Untuk anak usia 1-3 tahun, penggunaan gadget maksimal adalah 15 hingga 20 menit. Sementara untuk usia 3 tahun ke atas hanya diperbolehkan tidak lebih dari dua jam. 

Daripada memberikan anak tablet/gadget, ada baiknya Anda sebagai orang tua memberikannya mainan nyata yang sekaligus dapat mengasah otaknya seperti Lego. Permainan yang terdiri dari bongkahan plastik berbentuk ini bisa mengasah kreatifitas anak. Anak akan dituntut membuat berbagai hal yang dia inginkan, seperti rumah-rumahan, mobil-mobilan dan lain sebagainya. Dengan begitu impian memiliki anak kreatif bukan lagi angan-angan semata. 

Namun hal itu tentu saja tidak luput dari latihan dan didikan orangtua. Anda, sebagai orang tua, harus menjadi pendorong besar bagi sianak supaya ia menjadi anak kreatif dan cerdas. Lalu bagaimana cara melatih dan mengasah kreatifitas anak supaya mereka menjadi cerdas? Simak selengkapnya

Kebiasaan buruk orang tua era sekarang adalah lebih suka memberi anak mereka tablet sebagai mainan daripada mainan nyata seperti lego. Tidak heran jika anak-anak jaman sekarang menjadi pecandu gadget dan game online daripada permainan nyata. Padahal belum tentu gadget/tablet dapat memberikan dampak positif bagi anak.

Dilansir oleh baby center.co.uk, meskipun gadget/tablet layar sentuh dapat menstimulasi otak mereka, namun jika terlalu lama dapat menjadi dampak negatif. Hal ini juga berlaku pada penggunaan barang-barang elektronik lain seperti TV dan PC.

Mencoba hal baru tidak selalu buruk. Seperti contohnya mengajarkan bahasa asing. Buat suasana belajar menyenangkan bersama anak. Dan pastikan membuat anak belajar nyaman bersama Anda.

Gunakan beberapa kartu bergambar seperti gambar buah, gambar binatang atau apa pun itu sebagai bahan penunjang dalam belajar. Anak akan lebih mudah mengingat dengan gambar dan warna daripada kertas yang penuh tulisan tanpa gambar. 

Mengajak anak melakukan kegiatan dan pergi ketempat-tempat baru juga bisa menjadi langkah terbaik untuk mengasah kreatifitas anak. Jangan selalu mengatakan “tidak” atau “tidak boleh” tiap kali anak ingin mencoba hal baru. Hal itu justru akan membuat anak terkesan takut untuk memulai hal-hal baru di masa remaja dan dewasanya nanti. 

Hal penting lain yang kerap kali luput dari perhatian orang tua adalah berkomunikasi. Tidak hanya dapat membangun hubungan yang baik antara orang tua dan anak, berkomunikasi juga dinilai mampu meningkatkan kecerdasan dan kreatifitas anak.

Anak-anak telah dibekali rasa keingin tahuan yang tinggi. Jadi tidak heran jika anak selalu menanyakan bermacam-macam hal pada kedua orang tuanya. Dari sinilah komunikasi menjadi kebutuhan yang penting. Anda sebagai guru pertamanya, harus mampu menjawab semua pertanyaan anak sehingga dia bisa mengerti dan belajar. 

Jangan lupa berikan dia pertanyaan-pertanyaan yang memancing kreatifitas supaya ketajaman otak buah hati terasah dengan baik.

Loading...
Bagaimana reaksi anda ?
NAN %
NAN %
NAN %
NAN %
NAN %
Artikel Terkait