follow kami di :
Minggu , 24 Jun 2018

Tips Mendidik Anak Agar Pintar, Mandiri, Tidak Manja, danTidak Keras Kepala

admin
Selasa , 14 Nov 2017
Bagaimana cara orang tua mendidik anak sejak kecil akan menjadi cerminan untuk masa depan anak. Berikut telah kami rangkum beberapa cara mendidik anak yang baik dari berbagai sumber.

Kekerasan kerap kali menjadi suatu hal yang perlu dilakukan untuk menghukum anak. Namun tindakan ini sebenarnya salah. Terlebih jika anak masih usia dini, Anda tidak boleh menggunakan kekerasan padanya setiap kali ia melakukan kesalahan.

Menegur halus namun tegas bisa menjadi solusinya. Selain itu, mengajari anak berkata jujur dan meminta maaf atas kesalahan yang dilakukannya merupakan cara mendidik anak yang tepat supaya anak menjadi sosok yang bertanggung jawab di masa depan.

Terlalu menetapkan banyak larangan dan aturan yang ketat, tentu akan membuat anak Anda merasa tidak bebas. Memang benar, sebagai orang tua, kita tidak ingin terjadi hal yang tidak diinginkan kepada anak. Namun cara mendidik anak yang seperti ini justru akan membuat anak menjadi sosok yang keras kepala di saat mereka dewasa nanti. Anak juga akan lebih lihai berbohong dan banyak membangkang karena aturan-aturan ketat yang Anda buat.

Solusinya, Anda harus menjadi sosok yang demokratis. Tetap memberi aturan, namun tidak mengikat. Berikan anak sebuah kepercayaan dan sering-seringlah mengobrol supaya Anda dan anak bisa saling memahami. Salah satunya adalah dengan tidak ikut campur dalam pertemanan anak.

Mendidik anak itu gampang-gampang susah. Anda mungkin harus meluangkan cukup banyak waktu demi mendidik anak Anda dengan harapan supaya anak menjadi sosok yang baik di usia dewasanya nanti.

Berikut telah kami rangkum beberapa cara mendidik anak yang baik dari berbagai sumber.

Jika Anda ingin memiliki seorang anak yang mandiri dan tidak manja, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah tidak memanjakan anak. Hal ini harus mulai dibiasakan sejak anak masih usia dini. Anak kecil sangat suka meminta macam-macam kepada orang tuanya, dan jika tidak dituruti dia akan menangis keras. Kalau sudah menangis seperti itu, tentu Anda akan langsung menuruti keinginannya supaya cepat berhenti menangis. Namun hal itu sebenarnya bukanlah suatu keputusan yang tepat. Karena lama kelamaan anak Anda akan mulai mengerti “cara mainnya” dan akan terus menangis setiap tidak dituruti supaya Anda menuruti keinginannya.

Lalu bagaimana cara mendidik anak yang tepat supaya anak menjadi mandiri dan tidak bergantung alias manja pada orang tua? Dalam hal ini Anda harus sedikit “tega” pada si kecil. Membiarkan anak melakukan tugasnya sendiri namun masih berada di bawah pengawasan Anda, menjadi salah satu kunci utamanya.

Tidak ada orang tua yang tidak ingin memiliki anak yang baik. Sudah pasti semua orang tua tentu mendambakan hal tersebut. Apalagi jika anak yang kita asuh sedari kecil tumbuh menjadi sosok yang pintar, mandiri, tidak manja serta tidak keras kepala.

Tentu saja hal itu harus dimulai sejak anak masih usia dini. Bagaimana cara orang tua mendidik anak sejak kecil akan menjadi cerminan untuk masa depan anak.

Salah satu kebiasaan orang tua adalah mengatakan “jangan” atau “tidak boleh” saat anak bereksperimen padahal-hal baru. Ketakutan akan kemungkinan buruk yang menimpa anak, selalu menjadi alasan nomor satu. Padahal, belum tentu ketakutan yang Anda rasakan itu benar-benar terjadi.

Dari pada melarang, biarkan anak mencoba hal-hal baru. Tentu saja di bawah pengawasan Anda. Dengan mencoba hal baru inilah, orang tu aakan melihat potensi dan bakat anak yang terpendam. Sekaligus menguji kreatifitasnya sehingga anak akan tumbuh menjadi sosok yang pintar. Akan lebih baik lagi jika Anda memberinya dukungan dengan menemaninya mencoba hal-hal baru supaya kemampuannya semakin terasah.

Loading...
Bagaimana reaksi anda ?
NAN %
NAN %
NAN %
NAN %
NAN %
Artikel Terkait