follow kami di :
Selasa , 14 Agus 2018

5 Dampak Dan Efek Buruk Jika Memendam Emosi Berlebihan

admin
Kamis , 23 Nov 2017
Memendam emosi dapat berdampak buruk bagi kesehatan, misalnya membuat orang merasa mudah lelah dan sulit tidur. Berikut ini beberapa dampak dan efek buruk yang timbul jika seseorang memendam emosi terus-menerus.

Emosi merupakan perasaan intens atau reaksi yang ditujukan kepada seseorang atau kejadian. Bentuk dari emosi bisa berupa merasa senang mengenai sesuatu, marah kepada seseorang, ataupun takut terhadap sesuatu.

Emosi yang tidak terkontrol dengan baik dan meluapkan secara berlebihan disebut Emosi Berlebihan. Emosi berlebihan bisa terjadi di semua usia dan menimbulkan banyak dampak negatif untuk berbagai hal. Misalnya dalam pekerjaan, saat belajar ataupun melakukan aktivitas hobi sehari-hari.

Oleh karena itu banyak masyarakat yang mencari alternatif untuk memendam emosi yang berlebihan. Bahkan sampai ke psikiater untuk konsultasi agar bisa mengontrol dan memendam emosi. Namun meskipun memendam emosi itu cara yang bagus agar emosi bisa terkontrol ada dampak buruknya juga kalau kita terlalu memendam emosi. 

Memendam emosi dapat berdampak buruk bagi kesehatan, misalnya membuat orang merasa mudah lelah dan sulit tidur.

 

Memendam amarah tentunya tidak akan tenang dan menyebabkan kegelisahan saat kita melakukan aktivitas bahkan saat kita istirahat. Akibatnya karena tidak mengekspresikan emosi menyebabkan gangguan tidur seperti insomnia.

Penyebab utama  dan yang terjadi adalah otak tidak tahu bagaimana menangani emosi yang tidak diungkapkan. Hal ini berdampak pada kinerja otak semalaman untuk menentukan pola emosional dan berakibat kalian akan gelisah dan tidur tidak nyenyak.

Tenaga pikiran yang kita habiskan untuk memendam emosi secara otomatis akan berdampak pada fisik akhirnya menyebabkan kelelahan fisik dan kelelahan mental. Kemampuan berpikir juga berkurang dan kehilangan fokus yang berakibat apa yang kita inginkan tidak tercapai serta kemampuan menggunakan akal sehat juga berkurang.

Faktor pikiran dan mental juga berpengaruh ke metabolisme dan imun tubuh. Karena terlalu over memendam emosi kalian lupa untuk menjaga tubuh fisik kalian seperti melakukan olahraga atau refresing ke tempat-tempat yang menyenangkan.

Oleh sebab itu kalian cenderung menjadi rentan terhadap berbagai penyakit saat menahan emosi. Penyebab Hal ini bisa terjadi karena tubuh menahan beban emosi yang terus-menerus dan berdampak buruk pada endokrin, limfatik, dan sistem kekebalan tubuh.

Bahkan Parahnya, kalian bisa terserang beberapa penyakit berbahaya seperti kanker. Untuk itu segera perbaiki pola hidup dan lakukan aktivitas yang menyenangkan pikiran dan fisik.

Menekan emosi seseorang yang berlebihan dapat menyebabkan beberapa masalah usus. Hal ini bisa terjadi karena saluran usus yang berhubungan erat dan langsung dengan otak. Apabila otak diletakkan di bawah tekanan konstan dengan tidak mengekspresikan emosi, akan berakibat fatal dan dampak parah pada usus yang menyebabkan mual, sakit perut, diare, kembung, atau konstipasi.

Memendam amarah berlebihan bisa juga menyebabkan radang. Peradangan kronis akibat emosi yang terjebak dan tidak dikeluarkan dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh menurun dan dapat memicu kondisi seperti asma, kongestida dakronis, batuk dan alergi lainnya.

Agar terhindar dari dampak buruk menahan emosi, berbagai cara dapat dilakukan untuk mengatasinya. Misalnya, mendengarkan musik, menulis, mencari konseling profesional, jalan-jalan dan berbagi cerita dengan orang terdekat.

Disamping itu ada banyak cara lain untuk mengatasi amarah, misalnya dengan berkonsultasi pada orang terdekat atau menyelesaikan permasalahan dengan komunikasi yang baik. 

Loading...
Bagaimana reaksi anda ?
NAN %
NAN %
NAN %
NAN %
NAN %
Artikel Terkait