follow kami di :
Minggu , 24 Jun 2018

Hingga Berkarat, Tumpukan Mobil Klasik Ini dibiarkan Tanpa Restorasi

admin
Minggu , 29 Okt 2017
Ronan Glon menemukan puluhan mobil klasik yang dibiarkan berkarat di sebuah lahan kosong daerah Utah, Amerika Serikat, simak kisahnya berikut ini.

Seorang wartawan bernama Ronan Glon mengungkapkan sebuah temuan yang mengejutkan oleh banyak orang. Ia menemukan puluhan mobil klasik yang dibiarkan berkarat di sebuah lahan kosong daerah Utah, Amerika Serikat. Lantas, mengapa tak ada satu orang pun yang mau melakukan restorasi terhadap mobil-mobil tersebut?

Dalam perjalanan yang dilakukan oleh Glon, ia menemukan sebuah gedung yang sudah tua dengan pintu terbuka begitu saja. Kemungkinan, gedung itu dibangun di sebelah kanan 1-15, di Centerville, Utah sekitar satu dekade yang lalu. Dulunya gedung itu merupakan pabrik yang sudah ditutup bertahun-tahun lalu dan kini rumah itu dibiarkan dengan puluhan mobil retro yang mulai berkarat bagaikan gedung berhantu dengan segala kisah mistisnya.

Pintu gerbang depan sudah mulai rapuh termakan usia. Pintu itu ditutup rapat dengan rantai dan mulai berkarat. Glon pun semakin penasaran dengan isi gedung tersebut dan ia mendekat untuk mengintip ke dalam. Ternyata, gedung tersebut masih menyimpan ratusan mesin-mesin produksi zaman dulu. Namun, bukan gedung itu yang menarik perhatian Glon, ia justru lebih terkesima dengan apa yang ada di sekitar gedung tersebut.

Pada sekitar gedung tua itu, Anda akan menemukan puluhan mobil lawas yang terpakir berserakan. Mobil-mobil itu tak lagi terurus dan bodinya pun mulai berkarat. Kawasan itu tak lagi terlihat seperti parkiran mobil, melainkan seperti kuburan mobil yang sangat disayangkan. Berbagai jenis mobil klasik paling dicari dapat Anda temui di tempat itu, seperti Plymouth Valliant 1960, Toyota Corolla, Honda 600, Volkswagen Beetle, Karmanan Ghia Gulf dan Toyota Tarcel yang terbengkalai dengan dedaunan dan ranting yang hampir menutupi mobil-mobil tersebut. Terlebih saat turun salju maka hampir seluruh permukaan mobil sudah tidak terlihat lagi. Hal ini sangat disayangkan, mengingat banyaknya penggemar mobil retro di zaman yang modern ini.

Diketahui bahwa wilayah ini merupakan salah satu kuburan mobil tua terbesar di dunia dan telah menjadi saksi ganasnya badai salju yang pernah menyerang Centerville beberapa tahun lalu. Tentu saja musibah itu menghentikan usaha produksi mobil sejak tahun 1983.

Perjalanan pertama di kuburan mobil itu ternyata tidak membuat Glon puas. Ia kembali melakukan perjalanan keduanya dengan mengunjungi pabrik tersebut dua tahun kemudian. Pada perjalanan kali ini, ia berhasil menemukan fakta lain yang lebih miris. Karena tidak ada satu orang pun yang mau merestorasi mobil-mobil di kawasan tersebut, akhirnya seseorang memutuskan mengambil alih tempat dan menghancurkan mobil yang ada menjadi bagian-bagian kecil. Orang itu pun memanggil Buldozer untuk meratakan lahan, meskipun harus menghancurkan benda-benda yang ada di sekitarnya. Bahkan mobil yang begitu eksotis, seperti mobil klasik Porsche 356 dan Beetle yang sempat populer pada masanya juga menjadi barang yang langka hingga kini.

Dua perjalanan ternyata tidak cukup bagi Glon. Satu tahun kemudian, Glon kembali ke tempat itu untuk berkunjung. Pada saat itulah, ia menemukan lahan yang sudah kosong tanpa adanya penghuni, pepohonan, pabrik, ataupun mobil. Semua benda dan pabrik yang pernah dilihatnya sudah lenyap dan rata dengan tanah. 

Hal ini sangatlah disayangkan, padahal keadaan mobil-mobil tersebut masih bisa diupayakan, paling tidak menjadi barang yang lebih berguna. Sayangnya, semua orang enggan untuk mengurus mobil-mobil itu hingga penuh dengan karat. Demikian mirisnya nasib mobil antik karena tidak ada orang yang mau meretorasinya. 

Loading...
Bagaimana reaksi anda ?
NAN %
NAN %
NAN %
NAN %
NAN %
Artikel Terkait